FAKTA BARU ! Isi Flashdisk Ahmad Sahroni Dibongkar Habis-habisan, Salsa Erwina Sampai Geleng Kepala - ID NEWS 24
Advertisement
Advertisement

FAKTA BARU ! Isi Flashdisk Ahmad Sahroni Dibongkar Habis-habisan, Salsa Erwina Sampai Geleng Kepala

FAKTA BARU ! Isi Flashdisk Ahmad Sahroni Dibongkar Habis-habisan, Salsa Erwina Sampai Geleng Kepala

Ya, asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Teman-teman. Jumpa lagi dengan saya di channel

Arizon. Nah, pada suang kali ini ee seperti biasa hari ini kita akan mencari info-info menarik apa

yang sekiranya cocok untuk kita tonton bersama-sama. Nah, yang terbaru, Teman-teman, ini tentang

hilangnya Fledis Ahmad Sahroni. Yang mana eh baru-baru ini katanya Fledis Ahmad Sahroni hilang

setelah rumahnya dilakukan penjarahan oleh aksi Masa. Nun, bernya hal tersebut muncul lagi sebuah

berita bahwa Ahmad Sahrani katanya memiliki hubungan spesial dengan Nava Urba. Nah, Salelsa Erwina

sendiri menyebutkan bahwa keduanya ini ee memiliki hubungan yang cukup spesial dikarenakan

kedekatannya dengan nava urba sudah di luar batas wajar. Nah, sehingga masyarakat ee

mengait-ngaitkan ya dengan hilangnya FL tersebut. Katanya isi dari flashd tersebut adalah berisi ee

video skandal antara keduanya. Nah, kita bisa lihat dari bagaimana kalang kabutnya Ahmad Saroni

untuk berusaha ee menemukan flesisnya tersebut. Nah, oke saya rasa tanpa perlu berlama-lama seperti

apakah eh video tentang eh hilangnya Fled Ahmad Sahroni tersebut? Langsung kita tonton videonya.

Semua itu berubah ketika Salsa secara tiba-tiba menyebut nama Nava Urbah dalam sesi live

Instagramnya yang ditonton lebih dari 2,8 juta orang dalam waktu kurang dari 1 jam. Kalau memang

tidak ada hubungan personal yang melibatkan konflik kepentingan, kenapa sampai bisa sekompak itu di

media dan sama-sama dinonaktifkan dari partai dan anggota DPR RI? Ini langsung memicu badai di media

sosial. Tak butuh waktu lama, nama Nava Urbah dan Syahroni trending di berbagai platform. Banyak

yang tidak percaya, banyak pula yang merasa curiga sejak lama. Nava Urbah menangis histeris, ungkap

permintaan maaf. Setelah live IG viral dan menyudutkan namanya, Nava Urbah langsung membuat video

klarifikasi melalui akun media sosial pribadinya. Dalam video berdurasi hampir 3 menit itu, ia

tampil dengan mata sembap dan wajah lelah. Saya tidak pernah berniat memanfaatkan posisi atau

kedekatan pribadi saya untuk keuntungan apapun. Guys, kalian yang memegang flash disk putih milik

Sahroni, tolong jangan dikembalikan ya. Ada imbalan berapa miliar pun jangan dikembalikan. cari tahu

dulu isinya apa. Jangan-jangan isinya di situ data-data penting tentang kejahatan dia. Karena

Syahroni ini dulu konon katanya ya ceritanya ya aku lihat e cari-cari searching-searching di Google

itu pernah nikah sama anak jenderal yang meng apa mempunyai kekurangan gitu. Enggak tahu kekurangan

mental atau kekurangan apa, enggak tahu ya. Jadi ceritanya setelah si Jenderal itu sudah tua kan

emang sudah tua. Jenderal itu dulu orang-orang Petral. Orang-orang Petral yang suka jual-jual minyak

itu loh kayak gitu ya. Tahu kan Petral? Orang pintar pasti tahulah Petral mafia migas gitu. Jadi

tukang jual minyak dulu mertuanya. Terus diambil alihlah itu kekuasaan mertuanya itu diambil alih

sama Sahroni karena katanya sih meninggal gitu. itu nih, Guys. Tahu enggak isi rekaman flash disk

yang dicari sama Sahroni ini? Nih, kebetulan aku bersama orang yang nemuin flash disknya, Guys.

Lailahaillallah. Saroni yang bener aja. Lu pakai apaan, Saroni. Lu pakai krim temu lawak. Siape

Saroni? Ih, malu. Ih, ini mah bukan white cas lagi. Ini mah abu-abu metalic. Saroni. Saroni. Ih,

ganti. Kabar burung berupah jadi badai. Ada apa sebenarnya antara Ahmad Shahroni dan Nava Urbak?

Semua dimulai dari pengakuan mengejutkan Selsa Erwina. Ia mengungkap kedekatan yang tak wajar antara

Sahroni dan Nava. Bukti-bukti pun mulai bermunculan. Nava Urba berusaha membantah keras tuduhan ini

bahkan sampai meneteskan air mata. Namun publik tampaknya tak mudah percaya. Sementara itu, Sahrodi

memilih bungkam 1000 bahasa. Skandal ini bukan hanya rumor, tapi merenggut jabatan mereka di DPR.

Jabatan hilang, reputasi hancur. Sebuah harga mahal dari kedekatan yang kontroversial. Menurut

kalian, apa sebenarnya yang terjadi di balik kedekatan mereka? Bagikan pendapatmu di kolom komentar

nih tentang Ahmad Sharoni yang lagi cari flashdisk-nya yang di rumahnya waktu itu digeradak ya sama

warga. Nah, ini dia lagi ee apa mencari flash disk-nya dia nih ya. Apa ada yang nemu tas lempang LP

warna hitam ya isinya ada flash disk warna putih. Tasnya boleh diambil aja kembaliin flash disk-nya

karena itu berisi data yang sangat penting semua. DM kalau ada dan dapat imbalan nih buat kalian

yang nemuin nih FLD si Ahmad Sh langsung aja ya di X ya langsung tag ke dia ataupun di Instagram di

DM aja dan itu bakal dapat imbalan pasti enggak cuman sedikit tuh pasti gede banget tuh ya dan yang

gua jamin pasti ini flash disk isinya kerjaan dia semua nih ya apalagi ee dia enggak tahu ya karena

rumahnya bakal gedadak ya kan otomatis ini flash disk mungkin berisikan apa nih Kira-kira kalian ada

yang tahu enggak? Coba isi di kolom komentar. Lihat fotonya siil ini. Allahu akbar. Yang ini kayak

berbang abu-abu muka lu Pakonto. Please banget lu minta maaf di buruan ke masyarakat Indonesia

karena udah nyakit hati masyarakat Indonesia. Kalau enggak yang ada nanti banyak banget muncul foto

lu kayak begini lagi nih dengan celana-celana pink lu itu. Dengan Om Agus. Omangis. Gua kan habis

nonton siaran pers ee partai tuh. Hh sambil makan kue bawang jatuh lagi. H sayang gue rakyat yang to

LOL smart ini mau nanya soalnya saya ngedengar nih kata-kata menonaktifkan ya maklumlah ya. Saya kan

cuman rakyat yang tidak memiliki wawasan yang luas. Tapi lumayanlah setidaknya saya kuliah gitu ya.

Jadi saya mau tanya maksudnya menonaktifkan itu apa? Soalnya kalau saya tahunya gitu ya, nonaktif

sama aktif itu cuma buat SIM card ya. Kayak SIM card bisa dinonaktifin terus nanti bisa tiba-tiba

aktif lagi gitu. Apakah ini juga sama kayak gitu? Terus udah gitu masih dapat gaji juga enggak? Lah

kalau misalnya masih dapat gaji juga mah berarti namanya itu makan gaji buta ya, bukannya nonaktif.

Iya kagak sih? Eh berarti mah kalau misalnya kayak gitu sama aja dong Pak. Top 5 skin Saroni nomor

satu. Wow banget. Kalau video ini nyampai ke Pak Saroni, Pak, ini kerjaan netizen. Ternyata Bapak

humori saya nge-fans nomor lima. Saroni galau. Ini ditemukan di konten-konten sedih. Contohnya

ibu-ibu mengemis, ibu-ibu dibantu. Nah, konten-konten Willly Salim komennya saya gini dah. Nomor 4,

Sharoni Golf. Nah, ini biasanya ditemukan di konten-konten stylist-stylish culture. Nomor tiga,

Saroni skin kelinci. [Tertawa] Ini biasa ditemuin di konten cewek-cewek Velow City yang joget-joget.

Aku mau ikutan dong. Ini fotonya nomor dua. Saroni metal. Ini yang lagi viral kan lagu maling dong.

Maling maling komennya ini nomor satu. A jangah Saroni mochi. Eh yang ini enggak ya? Yosi. Ho yoy. Y

hoy yoy. Gua komen hasilnya ini. Pak kerjaan netizen ya Pak. Gua nge-fans Pak Sumpah. Halo, Bosku.

Selamat pagi. Semoga weekend ini bos-bosku bisa pada istirahat ya. Karena kan kita kemarin udah

capek memperjuang bumi gonjang Indonesia tetap amazing. Nah, bosku kali ini jadi ternyata kemarin

setelah udah selesai ya tuntutan-tuntutan itu maksudnya sudah selesai kita lihat hasilnya dan tetap

akan kita kawal terus. Aku cuma mau menyampaikan permohonan maaf nih bosku karena kemarin Toa juga

melakukan kesalahan. Jadi Toa mohon maaf sekali. Jadi gini, Bosku situasinya. Jadi, aku baru sadar

kalau ternyata banyak banget nih ee di sosial media yang berkeliaran tentang warna pink itu. Jadi,

diskusi itu terus berlanjut enggak habis-habis gitu kan. Nah, aku belum sempat mengikuti

kemarin-kemarin karena kan memang aku fokus untuk gimana caranya tuntutan-tuntutan kita itu bisa

tercapai. Jadi mulai dari aku ke mana-mana lah di media, terus aku juga sambil kerja, Bos. Karena

kan aku kerjaannya enggak cuma ini kan ini enggak dibayar, Bos. Ya kan? Nah, cuma ternyata ada

kesalahan yang aku sebagai manusia, sebagai toa kalian telah lakukan, gitu. Dan aku mau mohon maaf

atas kesalahan itu. Jadi gini, situasinya itu kan memang informasi itu bergerak sangat cepat ya,

Bosku. Dan situasinya tuh sedang genting gitu. Kita memang benar-benar ingin mendamaikan, tapi juga

di satu sisi tetap bisa tercapai semua-semua yang kita inginkan. Nah, kemarin itu mengenai warna

pink tadi itu ya yang kita ambil waktu itu sebagai logo karena memang simbol keberanian dari ibu

anak karena berani menghadapi aparat gitu. Nah, itu tuh cuma memang sampai situ bosku. Dan ternyata

habis itu setelah muncul logo ini adalah follow upfollow up video-video yang lain yang muncul. Nah,

aku tuh lupa yang mana, tapi aku cek salah satunya di eh detektor gitu untuk deep fake AI. Dan

ternyata memang hasilnya memang potensi tinggi kalau itu adalah hasil dari deep fake. Contoh ya,

kenapa? Misalkan nih kemarin kalian ngomong tentang Ibu Sri Mulyani yang menghina guru. Ingat kan

video itu? Nah, aku enggak bahas itu kenapa? Karena aku udah riset dan ternyata aku tahu bahwa itu

adalah video buatan dari AI. Makanya aku enggak bahas itu. Nah, di informasi yang genting dan cepat

ini kadang-kadang T juga mungkin terlalu cepat dalam menyimpulkan sesuatu. Jadi, Tua mohon maaf dan

kalau memang setelahnya ada aksi-aksi yang mungkin SARA atau ke arah provokasi gitu ya, emm itu kan

sudah ada apa ya sistem dan hukum-hukum yang memang berlaku kalau memang itu Sarah dan provokasi.

Dan toa pun tidak mungkin bisa mengikuti terus gitu perkembangannya, ditonton terus semuauanya

setelahnya enggak mungkin. Karena kan toa di sini adalah ingin membantu bosku untuk mencapai

tujuan-tujuan dan tuntutan-tuntutan kita gitu. Dan oh satu hal lagi waktu pas sebelum logo itu

keluar aku sebenarnya udah nonton tuh video di awal sampai akhir dan di video itu ibu itu hanya

berkata sampai kepada bebasin semua mahasiswa masih ada yang ditangkap ya kalian ngapain

nangkap-nangkap itu aku udah nonton dari full sampai akhir gitu dan di situ kan enggak ada provokasi

di bagian itu ya. Nah, setelahnya aku gak tahu lagi, Bosku. Dan I terus ternyata itu kan terus aku

komen kalau misalkan, "Oh, enggak, ini tuh Deep Fake AI, salah satu video yang aku cek dan terus ada

video-v video video lainnya lagi gitu. Nah, di situ sampai situ dulu baru aku bikin video. Tolonglah

kita sama-sama yuk gandeng kita kawal terus 17+ 8. Kalian yang ada di pihak kita berarti bagus.

Kalian yang enggak ada di pihak kita berarti kalian pengkhianat bangsa." Maksudnya dalam artian itu

kita enggak perlu ngomongin hal-hal yang mungkin enggak penting dan keluar dari tuntutan sehingga

nanti masyarakat akan tergiring lagi untuk ngebahas hal-hal lain yang tidak sepenting perjuangan

kita untuk tuntutan ini. Ingat loh, Bosku. Udah banyak loh yang berguguran di jalan. Udah 10 korban

yang aduh itu menghancurkan hati kita sekali. Belum lagi yang terluka, belum lagi yang ditangkap,

gitu kan. Jadi maksudku tuh fokus ke sana. Nah, jadi aku mau mohon maaf ya kalau kemarin kata-kataku

itu aku terlalu cepat dalam menyimpulkan dan aku salah melihat video yang aku cek. Memang mungkin

itu berpotensi defek tapi mungkin ada video-video lain yang aku enggak cek. Aku mohon maaf, Bosku.

Karena ee sama seperti kita mengkritik pemerintah, kita mengkritik orang-orang di partai politik,

kita pun harus evaluasi diri sendiri. Dan kalau aku melakukan kesalahan di sana dan aku udah belajar

bahwa memang satu aku enggak boleh terlalu cepat ya dalam menyimpulkan sesuatu gitu. Jadi, aku harus

riset dulu dan juga aku harus lebih tenang. Enggak usah terlalu terbawa emosi gitu. Apalagi di saat

yang genting, di saat tekanannya itu luar biasa besar gitu. Jadi, itu permohonan maaf bagi aku,

bosku. Jadi, mungkin ada yang merasa kemarin tersinggung dengan perkataannya. Aku mohon maaf sekali

dan terus aja kasih feedback, kasih kritik karena kan ee aku juga karyawan yang akan selalu

berkembang ya dan akan selalu belajar dari kesalahan gitu. Nah, kesimpulannya please bosku tetap ya

kita boleh istirahat. Namanya perjuangan ya pasti kita akan capek dan akan istirahat juga enggak

apa-apa kita istirahat tapi nanti kalau kita sudah pulih, kita perjuangkan lagi bareng-bareng. Oke.

Karena persatuan kita itulah yang bisa membawa kita sampai saat seperti ini. Aku ulang lagi ya, dari

mulai beberapa anggota yang dipecat gitu dan itu aku udah udah bahas tuh di ril sebelumnya. Itu

sebelumnya belum pernah terjadi. Kalau enggak karena kasus korupsi. Terus juga tunjuk tunjangan yang

akhirnya diberikan tuh homepay-nya sebesar Rp65 juta angka itu belum memuaskan. Enggak apa-apa,

Teman-teman. Jadi, kita tuh memang harus e step by step ya dalam perubahan gitu. Enggak apa-apa

selama perubahan itu ke arah yang baik, it's ok. Nah, terus juga yang kedua mulai nih banyak banget

narasi-narasi tentang bahwa aku adalah anak Abah, aku adalah anak yatim, Teman-teman. Pertama ee

enggak, aku enggak terafiliasi dengan Abah atau dengan siapa? Dengan Jokowi. Ada muncul termul. Aku

juga enggak ngerti itu apa lagi artinya termul gitu kan. Nah, aku juga enggak ada afiliasi ke sana.

Em, cuma gini, aku enggak bisa juga dixpect sebagai warga negara ya untuk enggak boleh berpel

politik, enggak boleh punya aspirasi politik, enggak boleh kecenderungan politik gitu kan. Karena

kan aku juga adalah warga negara, enggak boleh dong ee aku diharamkan untuk berkata apa dan lain

sebagainya gitu. Dan ada yang banyak yang bilang, "Kenapa sih kamu enggak pernah bahas-bahas masalah

sejarah pemerintahan ini?" gitu. Dari mulai sejarahnya pemerintahan sebelumnya. Nah, kemarin itu kan

gini, situasi itu lagi genting, ya. Jadi, aku fokus kepada solusinya gitu. Nah, kalau kita mau tarik

sejarahnya, kita tuh sudah melanggengkan budaya korupsi seperti yang aku pernah bilang kan dari

mulai dokumenter Max Haveller yang 200 tahun yang lalu. Jadi memang budaya ini tuh udah udah melekat

terus. Kalau kita mau bahas di pemerintahan mau dari mulai yang mana berarti kan dari awal lagi gitu

atau dari mana gitu kan. Dan dan di sini stensku jelas, bosku. Aku di sini berbicara murni untuk

kepentingan masyarakat. Jadi aku enggak ada afiliasi dengan siapapun tapi siapapun yang mendukung

perjuangan kita, maka aku akan anggap mereka adalah teman kita. Tapi siapapun yang sampai saat ini h

nasi juga enggak ikut dalam perjuangan kita gitu ya, maka aku pun akan katakan bahwa mereka bukan

teman kita gitu. Jadi sesimpel itu. Siapapun Pak Presiden kalau mendukung kita dukung, pemerintah

kalau mendukung kita dukung, partai politik tertentu kalau mau dukung kita dukung, gitu. Jadi kita

objektif aja terhadap kesejahteraan rakyat gitu ya. Jadi aku mohon maaf sekali lagi bosku ya. Akan

aku jadikan ini sebagai pembelajaran. Terima kasih. Have a good weekend.

Tulis Komentar
Tutup Komentar

0 Response to "FAKTA BARU ! Isi Flashdisk Ahmad Sahroni Dibongkar Habis-habisan, Salsa Erwina Sampai Geleng Kepala"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel