Semua Terkejut !! Suami Mpok Alpa Berakhir Dijeruji Besi, Usai Rampas Harta Warisan

Table of Contents

Everyone is shocked!! Mpok Alpa's husband ends up in prison after seizing inheritance

Aji Darmaji Bantah Perebutan Harta Warisan Mpok Alpa, Ungkap Miskomunikasi Soal Perwalian Anak

Jakarta – Suami almarhumah artis dan komedian Mpok Alpa, Aji Darmaji, membantah keras isu yang menyebut dirinya terlibat dalam konflik perebutan harta warisan peninggalan sang istri. Didampingi kuasa hukumnya, Aji menegaskan bahwa permasalahan yang sempat muncul hanyalah miskomunikasi, terutama terkait urusan perwalian anak-anaknya. Klarifikasi ini disampaikan Aji setelah menemui keluarga besar mendiang Mpok Alpa untuk meluruskan kesalahpahaman.

Membantah Isu Perebutan Harta

Kuasa hukum Aji Darmaji, Zaki Ermosaba, secara tegas menepis adanya konflik dan permasalahan antara kliennya dengan pihak keluarga Mpok Alpa. Menurut Zaki, isu perebutan harta warisan sama sekali tidak benar. "Klien kami tidak pernah berkeinginan untuk menguasai harta warisan peninggalan almarhumah istrinya tersebut," ungkap Zaki, seperti dikutip dari kanal YouTube.

Ia menambahkan bahwa hubungan antara Aji dan keluarga besar Mpok Alpa sejatinya harmonis. Zaki menyebut sebelumnya hanya ada masalah komunikasi antara Aji dan keluarga besar. "Intinya tidak ada konflik dan tidak ada sengketa. Semua adem-ayem dan saling merangkul, cuma kemarin kurang komunikasi sedikit saja," jelas Zaki.

Fokus Utama: Hak Perwalian Anak

Aji Darmaji sendiri, yang mengaku sedang kurang sehat, memutuskan untuk menyambangi kediaman Empok Banong, kakak kandung Mpok Alpa, demi mencegah masalah semakin melebar. Ia menegaskan bahwa inti dari pembicaraan bukanlah harta, melainkan hak perwalian anak-anaknya. "Alhamdulillah permasalahannya sudah selesai dan komunikasinya terjalin secara kekeluargaan. Saya tegaskan tak ada itu huru-hara atau perebutan harta gono-gini karena kita keluarga," tutur Aji.

Aji menjelaskan, fokus utama adalah perwalian tiga anak yang masih di bawah umur. Ia menganggap dirinya sebagai pengganti ibu bagi anak-anak tersebut. Sementara Shirle, anak sulung Mpok Alpa dari pernikahan sebelumnya, sudah dewasa dan mampu mengurus dokumen pribadi. "Yang besar sudah punya KTP, jadi bisa tanda tangan sendiri kalau ada apa-apa. Jadi yang kita waliin itu tiga anak karena masih di bawah umur," imbuhnya.

Kekecewaan Empok Banong dan Upaya Perdamaian

Sebelumnya, keputusan Aji Darmaji mengajukan permohonan perwalian anak tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan Empok Banong sempat menimbulkan kekecewaan. Empok Banong, yang juga dikenal sebagai Ika, mengaku merasa tidak dihargai atas tindakan Aji tersebut di hadapan awak media.

Untuk meluruskan kesalahpahaman tersebut, Aji Darmaji ditemani kuasa hukumnya kemudian berinisiatif menemui Empok Banong. Dalam pertemuan emosional itu, Aji bahkan disebut sempat menangis saat menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada keluarga mendiang istrinya.

Miskomunikasi Berakhir Harmoni

Setelah pertemuan langsung tersebut, Empok Banong akhirnya memahami duduk perkaranya. Ia mengakui bahwa kekecewaan yang dirasakannya sebelumnya adalah akibat dari kurangnya komunikasi. "Intinya kurang komunikasi sih ke Bang Haji," kata Empok Banong. Ia menegaskan bahwa permasalahan sudah terselesaikan secara kekeluargaan.

Aji pun menutup pernyataannya dengan permohonan maaf jika ada kesalahpahaman dari pihaknya. "Intinya ini hanya miskomunikasi. Saya juga minta maaf kalau ada yang salah dari saya karena enggak ada niat saya sedikit pun untuk berbuat yang gimana-gimana karena kita adalah keluarga. Tolong jangan digoreng. Karena keluarga ini sudah baik-baik saja dan kita enggak ada sama sekali masalah," pungkas Aji, menandai berakhirnya polemik tersebut dalam suasana kekeluargaan.